Cara Download ISO Windows 10 Semua Versi Dengan Rufus

By | Agustus 9, 2019

Tentu saja anda bisa download file iso Windows 10 dari situs resmi Microsoft, hanya saja, anda hanya bisa download versi terakhirnya. Kita tidak bisa download file iso Windows 10 versi yang lebih lama. Bagaimana kalau kita butuh, atau maunya, versi yang lebih lama? Pakai Rufus.

Kenapa download Windows 10 versi lama? Alasannya bisa macam-macam. Mulai dari alasan subyektif karena sekadar tidak suka, sampai alasan yang agak teknis, karena update terbaru Windows 10 malah membawa masalah atau tidak kompatibel dengan perangkat PC atau laptop yang kita gunakan.

Jika di laptop anda itu masih ada recovery-nya, dan berfungsi, bisa saja dengan mudah anda kembalikan versi Windows 10 awal yang menjadi bawaan pabrik. Kalau tidak? Semisal karena anda sudah menghapus partisi recovery dan tidak punya file iso Windows 10 versi yang anda inginkan?

Lagipula, kalau kita melakukan recovery laptop, maka kita juga akan mendapatkan semua bloatware-nya juga.

Jika anda ingin melakukan clean install Windows 10 versi yang anda inginkan, maka Rufus bisa membantu.

Rufus lebih dikenal sebagai tool untuk membuat bootable USB flash drive. Paling umum untuk Windows dan Linux. Yang banyak orang tidak tahu adalah kemampuan Rufus untuk juga download file iso Windows 10 dari versi manapun yang tersedia, bahkan dari versi yang sudah tidak didukung lagi.

baca juga: Apakah Perlu Install Anti Virus di Windows 10?

Cara Download ISO Windows 10 Semua Versi Dengan Rufus

Untuk download dan membuat USB installer Windows 10 versi lama, siapkan dulu flash disk kosong yang kondisinya masih bagus dengan kapasitas minimal 8GB, lalu ikuti langkah berikut:

  1. Kunjungi situs resmi Rufus.
  2. Download versi terbaru Rufus, minimal versi 3.5
  3. Klik dua kali pada file exe Rufus hasil download tadi untuk menjalankannya
  4. Pada pilihan “Device,” pilih flash disk yang sudah anda siapkan tadi. Pastikan flash disk anda sudah tidak menyimpan data penting lagi. Rufus akan benar-benar membersihkannya.
  5. Pada pilihan “Booting selection,” klik pada opsi “Disk or ISO image.”
  6. Di sisi kanannya, pilih pada opsi “DownloadOpsi Download file ISO Windows 10 di Rufus
  7. Klik pada tombol “Download”Tombol Download file iso Windows 10 di Rufus
  8. Pilih pada opsi Windows 10. Kalau kepo, silahkan dilihat-lihat lagi pilihannya, anda juga bisa memilih Windows 8.1.Pilih Windows 10 atau Windows 8.1
  9. Klik pada tombol “Continue.”
  10. Pada bagian “Release” ini, anda bisa pilih sembarang versi Windows 10 yang tersedia. Anda bisa pilih:
    • Version 1809, October 2018 Update (Build number 17763).
    • Version 1803, April 2018 Update (Build number 17134).
    • Version 1709, Fall Creators Update (Build number 16299).
    • Version 1703, Creators Update (Build number 15063).
    • Version 1607, Anniversary Update (Build number 14393).
    • Version 1511, November Update (Build number 10586).
    • Version 1507, Initial Release (Build number 10240).

    Pilih versi Windows 10

  11. Klik pada tombol “Continue.”
  12. Sesuaikan pilihan anda pada setiap seksi. Mau yang Windows 10 Home, Pro, atau Education; pilihan bahasa, dan juga opsi 64bit atau x86. Kalau laptop anda relatif baru, pilih yang versi x64 saja.
  13. Setelah semua pilihan sudah anda pastikan, lanjutkan dengan klik pada tombol “Download.”Setelah semua pilihan terisi, klik pada tombol download
  14. Pilih lokasi tempat menyimpan file iso Windows 10 secara otomatis.
  15. Kalau ragu, gunakan pilihan otomatis yang diberikan saja.
  16. Klik pada tombol “Start.”
  17. file iso Windows 10 siap di downloadRufus akan mulai proses download dan membuat flash disk USB installer Windows 10 versi yang anda inginkan tadi.
  18. Sebelumnya, Rufus akan minta konfirmasi untuk menghapus data yang sudah ada di flash disk anda. Klik tombol OK untuk mengiyakan.

baca juga: Ini Perbedaan Windows 10 Home dan Windows 10 Pro. Masih Merasa Perlu Upgrade?

Sekarang, anda tinggal menunggu proses download dan menjadikan flash disk anda sebagai USB installer Windows 10.

Soal waktu yang dibutuhkan, bisa lama atau cukup cepat, tergantung dari kecepatan koneksi internet yang anda gunakan. Bagi anda yang mengandalkan akses internet dengan batasan kuota, pastikan anda mempunyai setidaknya 5GB kuota internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *